Kamis, 01 November 2012

Hembusan angin


Hembusan angin

Entah angin apa yang membuai hari ini, membuatku begitu berani mencoretkan sesuatu di blog ini tentang seorang ikhwan, ya  aku mengenalnya saat aku mengikuti sebuah organisasi dan aku terlibat didalam nya , memang belum lama, namun aku  merasakan beberapa hal berbeda  ikut organisasi tersebut, diantara nya :  aku bisa mersakan angan-angan nya untuk kuliah di jepang, sehingga ia berdarah-darah mempelajari b.jepang, aku bisa mengenal sosok yang bisa menginspirasi ku untuk lebih maju mengejar cita-cita ku, hal yang tidak aku dapat jika aku tidak ikut organisasi tersebut, aku juga bisa lihat mimik wajah nya yang selalu  datar namun tetap tersenyum, dengan ikut organisasi tersebut aku dapat memahami mengapa ikhwan itu berjuang tanpa lelah agar bisa mendapatkan FAK sastra jepang, iya allah memang maha adil perjuangan nya tidak sia-sia, beberapa kali ia mengikuti tes namun belum berhasil  tapi ia pantang menyerah dan tetap terus berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan, alhasil dia di terima di PTN FAK sastra jepang UI. Rasanya aku ingin tersenyum saat menulis kutipan tentang nya. Silahkan tafsirkan sendiri siapa sosok itu.
Memasuki bulan baru Pada tanggal 1 oktober 2012 dia memberi ku sebuah kipas, yang ia titipkan kepada teman ku untuk aku, akhir nya aku mengucapkan terimakasih lewat sms lalu ia membalas  pesanku “...maaf ya  baru itu yag bisa diberikan, selanjut nya menyusul di kemudian hari...” entahlah aku jadi  bingung, di tanggal 6 oktober 2012 tepatnya hari sabtu, dia memberiku paper crafts  khas jepang unik dan lucu yaitu  boneka origami  jepang menggunakan kimono lalu di samping nya ada nama menggunakan  huruf kanji (Daruva) yang  berarti Dalva , sungguh sesuatu yang belum pernah aku duga mendapatkan sesuatu dari seorang ikhwan,  aku bilang kepadanya bahwa aku akan menjaga pemberian darinya. menurutku ia begitu baik, shaleh, pintar, and (......) hehehe Namun ada 1 hari dimana aku  ingin selalu tersenyum sendiri jika  mengingat itu (..............) tanggal 22 september  adalah kenangan yang tak bisa  aku lupakan. Membuatku Selalu ingin tersenyum J J






Ok ganti topik ya..
Saat nya membuka lembaran baru namun, Lagi-lagi aku menuliskan tentang Love. Maksud nya membuka lembaran baru About Love. Kadang aku berfikir  Mengapa allah menakdirkan aku mengenal seorang ikhwan saat ini. sebenarnya aku  tidak pernah berniat untuk memperkenalkan diriku kepada ikhwan manapun. Sepanjang  ini, aku  mencoba menutup pintu hatiku dari ikhwan  manapun , mencoba menahan perasaanku dengan sabar agar aku selalu sendiri . Namun apakah aku harus istiqamah dengan perasaan sendiri  ini? Sementara teman-teman ku merasakan persaan itu dengan orang yang dia suka. Mereka meluapkan nya dengan “NARACAP(dibalik)”. Apakah aku bisa misalkan jika suatu saat nanti menerima seorang ikhwan yang sudah naracap 2x/3x/4x? Subhanallah....itu mah ikhwan lebay,  So aku yang ke 5?? Hahha itu hanya pikiran iseng ku saja. Mudah-mudahan tidak terjadi.  ya Allah lah yang membolak-balikan hati manusia. “Aku menghalangi diriku untuk terlalu dekat  dengan ikhwan manapun karena aku tidak mau terlalu dekat dengan ikhwan , apalagi memahami mereka. Karena itulah aku sekuat kodrat yang lemah ini membatasi pergaulanku dengan yang bukan mahramku.
“Zaman sekarang menemukan seorang ikhwan yang shaleh itu sulit, seperti mencari jarum di tumpukan jerami.  aku tidak ingin ikhwan yang aku cintai  memandang akhwat  lain, maka aku dululah yang harus menundukkan pandanganku terhadap ikhwan lain”
Saat ini Aku harus memperbaiki dan menghias pribadiku agar lebih baik karena itulah yang dituntut oleh Allah. Kalau aku ingin ikhwan yang baik dan shaleh, aku juga perlu menjadi seorang akhwat  yang baik dan shalehah. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik . Tidak ku munafikan sebagai remaja muslimah , aku juga memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu. ( sabar dalva , sabar, sabar). Aku bangga menjadi seoarang muslimah sejati.

Apakah ada ????
-ikhwan yang belum pernah pacaran
-Ikhwan yang menghormati seorang akhwat
Walaupun ada pasti 1 : 10.000
Hehehehehe berimajinasi.sebenarnya sih berharap.....

Hidup itu berwal dari B =Birth (Lahir)
Dan berakhir di D=Death (Meniggal)
Tapi diantar B dan D ada huruf C=Choice (Pilihan)
Hidup selalu menawarkan pilihan tersenyum atau marah ? mencintai atau membenci ? surga atau neraka ? tidak ada pilihan yang tidak ada konsekuensi , namun allah selalu memberi yang terbaik. Rencana kita boleh indah tapi rencana allah lah yang lebih indah. 

‘’ Ya allah sisakan 1 saja seorang ikhwan yang shaleh untuk ku............”  

Jumat, 28 September 2012

10 Tanda orang bahagia menurut kitab Tanbiqul Ghofilin (pengingat orang lupa)



10 Tanda orang bahagia menurut kitab Tanbiqul Ghofilin (pengingat orang lupa)

1. Orang yang berhati zuhud dan bahagia terhadap amaliyah akhirat
Artinya orang tersebut sudah tidak menjadikan dunia sebagai yang nomor 1 di dalam pikiran dan hatinya akan tetapi akhiratlah yang membuat dia bahagia. Karena zuhud sendiri berarti menghilangkan keduniawian di dalam hatinya dan mengisinya dengan akhirat
2. Semangat hidupnya hanya ditujukan untuk ibadah
Orang tersebut merasa bahwa ibadah adalah suatu kebutuhan, bukan kewajiban. Jadi ia menjalankan semua pekerjaannya dengan bahagia karena tidak ada rasa keterpaksaan dalam dirinya. Hal-hal yang dia lakukan juga penuh dengan semangat sebab ia menjalankannya dengan suka rela. Bila sekali saja ia tidak beribadah, ia merasa begitu menyesal.
3. Orang yang mampu membatasi ucapan pada hal-hal yang tidak bermanfaat
Orang tersebut benar-benar menjaga dan menata apa yang akan ia ucapkan, ucapan-ucapan orang tersebut selalu mengingatkan kita tentang Allah SWT. Hal-hal yang keluar dari mulut orang tersebut selalu membuat orang disekitarnya teringat tentang ibadah dan orang disekitarnya akan mendapatkan hikmah dari apa yang orang tersebut ucapkan.
4. Orang yang mampu menjaga sholat 5 waktu
Sholat 5 waktu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat islam. Orang yang bahagia yang dijelaskan dalam kitab tanbiqul ghofilin akan selalu menganggap bahwa sholat 5 waktu adalah kebutuhan yang harus ia kerjakan, dimana ketika mengerjakan sholat 5 waktu orang tersebut akan merasa sangat bahagia karena dia akan menghabap Tuhan yang telah menciptakannya yaitu Allah SWT. Dia akan melaksanakan sholat 5 waktu dalam kondisi bagaimanapun. Baik ketika di pagi yang dingin,di tengah teriknya matahari,atau di gelap dan sunyinya malam.
5. Wira’i
Wira’I adalah menjauhi barang barang haram dan syubhat. Yang dimaksud barang syubhat adalah barang yang tidak jelas, halal atau haramnya. Memang sulit untuk melaksanakan wira’i akan tetapi orang yang disebutkan dalam kitab ini akan mencoba sekuat tenaganya untuk menjauhi barang-barang yang haram dan barang yang tidak jelas kehalalan dan keharamannya.
6. Bersahabat dengan orang sholeh dan solehah
Orang tersebut akan bersahabat dengan orang orang sholeh sebab dia dan sahabatnya akan sama sama berjuang dijalan Allah dan akan menhindari hal-hal yang tidak bermanfaat baginya.
7. Tawadhu’
8. Dermawan
Ketika ia dalam keadaan susah, ia masih akan menolong orang lain. Dia selalu berpikir bahwa dia masih lebih beruntung daripada orang ada di pinggir jalan. Rasa syukur yang selalu ternaman dalam hatinya membuat dia tidak sompong bahkan pelit.
9. Kasih sayang kepada semua makhluk
Semua yang ada di langit dan di bumi adalah ciptaan Allah SWT. Manusia yang diciptakan berbeda-beda, beda suku bangsa,agama dan adat istiadat tidak lantas membuat dia mencaci maki orang yang tidak sama agamanya dengan dia. Kepeduliannya terhadap alam dan lingkungan juga tinggi sebab dia tau bahwa semua itu juga ciptaan Allah yang wajib untuk kita cintai dan lindungi.
10. Bisa bermanfaat kepada orang lain
Dimana ada orang itu, pasti orang disekitarnya merasa bahagia sebab dia adalah seorang teman yang dapat membawa orang disekitarnya ke jalan Allah, dia selalu memanfaatkan waktu yang dia miliki untuk hal-hal yang bermanfaat.


Senin, 18 Juni 2012

Jagalah 7 Sunnah


Jagalah  7  Sunnah 
Cerdasnya orang yang beriman  adalah dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat, yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup”.

Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah cerita dalam akhir hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
Pertama : tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

Kedua : membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga : jangan tinggalkan masjid terutama di waktu shubuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, karena mesjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan mesjid Allah.

Keempat : jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

Kelima : jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam : jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Ketujuh : amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Zikir adalah bukti syukur kita kepada Allah. Bila kita kurang bersyukur, maka kita kurang berzikir pula, oleh karena itu setiap waktu harus selalu ada penghayatan dalam melaksanakan ibadah ritual dan ibadah ajaran Islam lainnya. Zikir juga merupakan makanan rohani yang paling bergizi, dan dengan zikir berbagai kejahatan dapat ditangkal sehingga jauhlah umat manusia dari sifat-sifat yang berpangkal pada materialisme dan hedonisme.

Semoga Bermanfaat.... 

Jumat, 18 Mei 2012

Seuntai harapan & kenangan



Seuntai Harapan & Kenangan
Bismillahirrahmanirrahim....


Aku yang memikirkan, namun aku tak banyak berharap
Kau membuat waktu ku , tersisa oleh angan tentangmu                                                                                   
Ku coba lupakan, tapi ku tak bisa
Mengapa begini...
Oh, mungkin aku bermimpi
Menginginkan dirimu, untuk ada disini menemani ku 
Oh, mungkin kah kau yang jadi
Kekasih sejatiku. Semoga tak sekedar harapan...

Sebuah syair yang menjadi bunga tidur ku.
Ya, kisah masa silam ku yang mungkin penuh dengan kenangan . Ketika waktu membawakan pilihan-pilihan lain untuk ku, langkah ku masih terbelit oleh ingatan tentang mu. Kini aku menyadari bahwa semua sudah hilang  dan entah kemana. Yang bisa  kulakan hanyalah menghadapi keadaan sekarang. Aku sadar Semua yang telah lewat dan tak mungkin bisa kembali. Butuh waktu ku untuk belajar mencintai sosok yang baru lagi.
Jujur sampai saat ini aku belum bisa menggantikan dan melupkan  sosok nya dalam hatiku. Tapi mungkin berbeda dengan dirinya. Entah lah, mungkin ia sudah mendapatkan pengganti ku yang lebih baik  dan segalanya dari pada diriku, namun aku belum bisa menggantikan ia dengan orang lain. Hingga aku sempat bertanya-tanya kepada diriku sendiri,  jika suatu saat aku menemukan sosok  ikhwan seperti dia bahkan melebihi sifat nya, dan ketaatan nya kepada mu ya allah. apakah aku dapat menyukai nya? Seperti saat dulu kala ketika pertama kali aku mengenalnya. Ia adalah orang yang pertama kali membuat aku fall in love. Dia juga banyak mengajarkan aku tentang agama, ia memberi tahu ku 3 firman allah dalam al-quran surrat an-nur ayat 30-31 dan surrat al-ahzab ayat 59, dan beberapa hadits. ya allah hamba mu ini menyukai nya karena ketaatan nya kepada mu. Aku dan dirinya bersama-sama  ketika 2 tahun silam tepat nya ketika kita sama-sama duduk di bangku SMP. Sesingkat itu kisah ku. Dulu aku selalu mengatakan kepada nya carilah penggantiku yang lebih baik ! itu  yang selalu terucap dari mulut manisku, namun berbeda dengan hati kecilku, jujur saat aku mengatakan seperti itu kepadanya, hatiku merasa cemburu. Namun entah kenapa, kata-kata itu aku katakan sampai berulang-ulang hingga membuatnya kesal bahkan marah kepadaku.  Aku selalu mengatakan seperti itu karena aku cemburu, aku tahu banyak akhwat-akhwat yang menyukai dirinya, ia shaleh, baik , pintar dan perhatian.itu yang membuatku cemburu padanya.  Jadi menurutku biarlah aku yang harus mengalah, karena jujur aku tak ingin bahagia di atas penderitaan orang lain. Aku tahu diluar sana ada sosok akhwat shaleh yang menyukainya.ku harus ikhlas untuk melepaskan ia untuk orang lain.  Padahal aku sangat menyukai dia ya allah. Satu kalimat yang dulu pernah aku katakan kepadanya aku hanya mencintai kamu, dan itu memang benar. Suatu ketika kalimat  terucap kembali dari mulut ku ,  mungkin ia kesal dan akhirnya ia marah padaku ia berkata “omongan dulu hanya fiktif belaka”  aku kecewa saat ia berkata itu padaku, ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Namun, aku mencoba untuk bersabar. Ya sabar adalah senjata ku nomor 1.  Aku dan dirinya sempat bertukar foto waktu itu, dan foto dia masih aku simpan dengan rapi+surat nya, lucu nya foto dia yang di kasih untuk ku ia laminating , katanya sih biar ga rusak. hehee tapi apakah ia juga masih menyimpan foto ku? Setitik harapan yang sangat kecil kemungkinan nya.

Entah sampai kapan rasa ini bisa  hilang dari fikiran ku, rasa cintaku padanya belum bisa hilang. Masih sama seperti dulu. Walaupun sekarang aku sudah tidak pernah melihat dirinya. , mungkin  Berbeda dengan nya, rasa cintanya padaku mungkin sudah lama hilang. Ia yang jauh di sana sedang menuntut ilmu, dan disini  aku juga sama. Sesekali ia menghubungi ku, namun diriku sempat bingung sebenarnya  ada apa di balik semua ini. Sepertinya ada rahsia allah yang tersembunyi.  Ya tapi wallahu alam bissawab” Ya allah aku menyadari di sana pasti ia telah menemukan sosok akhwat baru, jika benar . aku mohon buang rasa cintaku ini ya allah .. juga bantu aku untuk melupakan nya ya allah,  mungkin itu yang terbaik. bagaimana pun juga aku harus ikhlas untuk mencoba melepaskan dan melupakan dia.
Kembali ke Satu tahun silam, saat aku masih bersama nya di SMP. Ia memanggil aku dengan sebutan my hubby.  Aku sangat senang ketika ia memanggil ku dengan sebutan itu . kita mempunya 1 kode yaitu “ YAMTF( You and me together Forever). Ia pernah memberi ku beberapa surat salah satu kutipan nya “........... Aku mencintai dan menyayangi mu sampai kapan pun, aku tidak bisa melupakan mu.......” Aku hanya bisa berkomunikasi dengan nya  via sms . bagiku itu lebih baik dari pada harus bicara langsung dengan nya. Di sekolah pun aku dan dia tidak pernah berani untuk yang namanya ketemuan,  apalagi sampai jalan bareng, ih “”””;;;maklum kita sama-sama pemalu. Eitsss,, tapi jangan salah “ AL HAYU’U MINAL IMAN “ malu itu sebagian dari iman . namun saat itu ia berubah menjadi sosok yang sangat nakal, dan aku tidak suka itu. Hingga entah alasan apa ia berbicara pada ku bahwa cukup sampai disini, saat itu aku merasa sedih bahkan sempat meneteskan air mata. Beberapa hari setelah itu ia mengecewakan aku aku melihat ia mengantar sosok wanita yang cantik ke sekolah nya. Yang bernama indah. Disitu aku sempat kecewa dan berfikir ko bisa sih orang yang selama ini aku kenal pendiam, dan shaleh. Ternyata sama seperti ikhwan-ikhwan yang lain. Subhanallah????  Tapi kata dia, dia tidak ada apa2 sama indah, namun kenapa hati kecil ku masih belum bisa percaya pada nya. Setelah kita lulus SMP kita akhirnya pisah sekolah di kota yang berbeda. Tapi sekarang  alhamdulilllah dia masih sempat menghubungiku via sms atau di dunia maya, ternyata jalan allah itu tidak di duga-duga. Yah, tapi semua sudah tinggal kenangan.
Ia adalah tipe sosok ikhwan yang aku impikan. ya, aku menyukai ikhwan yang pandai di bidang agama, ta’at beribadah seperti ngaji dan shalat, dan tak kalah penting aku juga menyukai ikhwan yang pintar baca alqu’an alias Quro. sempat aku pernah mendengarkan ia membaca alqur’an subhanallah begitu merdu. Sosok yang sangat aku kenal sejak SD, SMP hingga sekarang. namun sekarang ia adalah masa lalu ku. Apakah sekarang  ia masih mempunyai rasa yang sama sepertiku. Entahlah .............hingga sampai saat ini pun aku masih menyukai dia. Aku menyesal karena sempat membuat ia merasa kecewa. Maafkan aku M...... R...... A......
Aku berharap suatu saat allah menghendaki  kita bertemu &  jika itu memang jalan allah. juga  ia masih sendiri. Namun,  aku tidak bisa berharap lebih, jika ia sudah dengan yang lain , dan harapan ku pun berubah aku tidak ingin bertemu dia lagi. Namun kembali lagi itu hanya seuntai harapan.
 “Aku mencintaimu karena Allah”….
Ketika aku menyayangimu karena akidahmu
Ketika aku meluruskanmu karena tak ingin kau berbelok arah
Ketika aku mendo’akanmu tanpa kau tahu
Ketika aku mengingatkan mu waktu shalat
Ketika aku tersenyum untuk kebahagiaanmu
Ketika aku menguatkan saat kau mulai terjatuh
Ketika aku sekuat tenaga tanpa pamrih membantumu
Ketika sahutan salam menyapa saat kita bertemu
Ketika aku begitu cepat melupakan kesalahanmu
Ketika aku membuka lebar-lebar pintu maaf untukmu
Ketika aku menjaga rahasiamu
Dan Ketika aku melepasmu dengan penuh keikhlasan,
….Semua karena Allah….Karena Allah yang memintaku…
 Dan aku melakukannya, InsyaAllah dan semoga hanya karena Allah….
 Namun jujur melupakan mu adalah hal tersulit bagiku saat ini.
                          








Jumat, 11 Mei 2012

kisah madu, mangkuk, dan sehelai rambut


Kisah Madu, Mangkuk dan sehelai Rambut

Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abu Bakar r.a., Umar r.a., Utsman r.a., dan ‘Ali r.a., bertamu ke rumah Ali r.a. Di rumah Ali r.a. , istrinya Sayidatina Fathimah, putri Rasulullah SAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu. Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut (Mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut).
  • Abu Bakar r.a. berkata, "Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut".
  • Umar r.a. berkata, "kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Utsman r.a. berkata, "ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan ber'amal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • 'Ali r.a. berkata, "tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumanya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Fatimah r.ha.berkata, "seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, wanita yang ber-purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yangtak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Rasulullah SAW berkata, "seorang yang mendapat taufiq untuk ber'amal adalah lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, ber'amal dengan 'amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat 'amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut"
  • Malaikat Jibril AS berkata, "menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, menyerahkan diri; harta; dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Allah SWT berfirman, " Sorga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu, nikmat sorga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju sorga-Ku adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Minggu, 06 Mei 2012

12 barisan manusia di akhirat kelak


12 Barisan manusia di akhirat kelak

Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” (Surah an-Naba’:18)

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri….”
Maka dijelaskanlah oleh Rasulullah ke 12 barisan tersebut :-
BARISAN PERTAMA 
Di iring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEDUA 
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan solat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KETIGA 
Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEEMPAT 
Diiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancutan keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jualbeli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka…”
BARISAN KELIMA 
Diiring dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan derhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEENAM 
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KETUJUH 
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KELAPAN 
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KESEMBILAN 
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KESEPULUH 
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KESEBELAS 
Diiring dari kubur mereka dengan keadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEDUA BELAS
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka,datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal salih dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang dan keridhaan Allah Yang Maha Pengasih…”

Kamis, 03 Mei 2012

haramkah


Melly Goeslaw
                   
          Haramkah

Haram-haramkah aku
Bila hatiku jatuh cinta
Tuhan pegangi hatiku
Biar aku tak jadi melanggar
Aku cinta pada dirinya
Cinta pada pandang pertama
Sifat manusia ada padaku
Aku bukan Tuhan

*
Haram-haramkah aku
Bila aku terus menantinya
Biar waktu berakhir
Bumi dan langit berantakan
**
Aku tetap ingin dirinya
Tak mungkin aku berdusta
Hanya Tuhan yang bisa jadikan
Yang tak mungkin menjadi mungkin
Reff:
Aku hanya ingin cinta yang halal
Di mata dunia juga akhirat
Biar aku sepi aku hampa aku basi
Tuhan sayang aku
Aku hanya ingin cinta yang halal
Dengan dia tentu atas ijinNya
Ketika cinta bertasbih
Tuhan beri aku cinta
Ku menanti cinta

Sabtu, 28 April 2012

Kisah Cinta Ali bin abi thalib dan Fatimah Azzahra



Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah.
Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya.
Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya.
‘Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta.
Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan.Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi.
Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah.
Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan; Abu Bakr Ash Shiddiq, RadhiyallaahuAnhu.
”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali.
Ia merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakr.
Kedudukan di sisi Nabi?
Abu Bakr lebih utama,
mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti ’Ali,
namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi.
Lihatlah bagaimana Abu Bakr menjadi kawan perjalanan Nabi dalam hijrah
sementara ’Ali bertugas menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya..

Lihatlah juga bagaimana Abu Bakr berda’wah.
Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakr; ’Utsman, ’Abdurrahman ibn ’Auf, Thalhah, Zubair, Sa’d ibn Abi Waqqash, Mush’ab..
Ini yang tak mungkin dilakukan kanak-kanak kurang pergaulan seperti ’Ali.
Lihatlah berapa banyak budak muslim yang dibebaskan dan para faqir yang dibela Abu Bakr; Bilal, Khabbab, keluarga Yassir, ’Abdullah ibn Mas’ud..
Dan siapa budak yang dibebaskan ’Ali?
Dari sisi finansial, Abu Bakr sang saudagar, insyaallah lebih bisa membahagiakan Fathimah.
’Ali hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.
”Inilah persaudaraan dan cinta”, gumam ’Ali.

”Aku mengutamakan Abu Bakr atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku.”
Cinta tak pernah meminta untuk menanti.
Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan.
Ia adalah keberanian, atau pengorbanan

Beberapa waktu berlalu, ternyata Allah menumbuhkan kembali tunas harap di hatinya yang sempat layu.
Lamaran Abu Bakr ditolak.
Dan ’Ali terus menjaga semangatnya untuk mempersiapkan diri
Ah, ujian itu rupanya belum berakhir.
Setelah Abu Bakr mundur,
datanglah melamar Fathimah seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa,
seorang lelaki yang sejak masuk Islamnya membuat kaum muslimin berani tegak mengangkat muka,
seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh-musuh Allah bertekuk lutut
’Umar ibn Al Khaththab.
Ya, Al Faruq,sang pemisah kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fathimah.

Jumat, 27 April 2012

99 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman


99 langkah menuju kesempurnaan iman ialah :

01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;
02. Sabar apabila mendapat kesulitan;
03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program;
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan; 
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
08. Jangan usil dengan kekayaan orang;
09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan orang;
10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksessan;
11. Jangan tamak kepada harta;
12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu kedudukan;
13. Jangan hancur karena kezaliman;
14. Jangan goyah karena fitnah;
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram;
17. Jangan sakiti ayah dan ibu;
18. Jangan usir orang yang meminta-minta;
19. Jangan sakiti anak yatim;
20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);
23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu;
24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid;
25. Biasakan shalat malam;
26. Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah;
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;
28. Sayangi dan santuni fakir miskin;
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;
30. Jangan marah berlebih-lebihan;
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah;
33. Berlatihlah konsentrasi pikiran;
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena
sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan;
36. Jangan percaya ramalan manusia;
37. Jangan terlampau takut miskin;
38. Hormatilah setiap orang;
39. Jangan terlampau takut kepada manusia;
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;
41. Berlakulah adil dalam segala urusan;
42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;
44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;
45. Perbanyak silaturrahim;
46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;
47. Bicaralah secukupnya;
48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;
49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;
50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;
51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;
52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;
53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak
      berlebihan;
54. Hormatilah kepada guru dan ulama;
55. Sering-sering bershalawat kepada nabi;
56. Cintai keluarga Nabi saw;
57. Jangan terlalu banyak hutang;
58. Jangan terlampau mudah berjanji;
59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah  kehidupan sementara;
60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol    yang tidak berguna;
61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh;
62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;
63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;
64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;
65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;
66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya;
67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita;
68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan
69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.
70. Jangan melukai hati orang lain;
71. Jangan membiasakan berkata dusta;
72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;
73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;
74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;
75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita
76. Jangan membuka aib orang lain;
77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih  berprestasi dari kita;
78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;
79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;
80. Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya;
81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara;
82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;
83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;
84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;
85. Hargai prestasi dan pemberian orang;
86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan;
87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan.
88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri kita;
89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisikal atau mental kita menjadi terganggu;
90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;
91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk  melupakan jasa kita;
92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;
93. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita sebelum dipastikan kebenarannya;
94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;
95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;
96. Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri;
97. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan;
98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan merusakan;
99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang

Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, terutama yang telah membaca ini. 
Uhibbuki Fillah