Bismillahirrahmanirrahim....
Kau membuat waktu ku , tersisa oleh angan tentangmu
Ku coba lupakan, tapi ku tak bisa
Mengapa begini...
Oh, mungkin aku bermimpi
Menginginkan dirimu, untuk ada disini menemani ku
Oh, mungkin kah kau yang jadi
Kekasih sejatiku. Semoga tak sekedar harapan...
Sebuah syair yang menjadi bunga tidur ku.
Ya, kisah masa silam ku yang mungkin penuh dengan kenangan .
Ketika waktu membawakan pilihan-pilihan lain untuk ku, langkah ku masih
terbelit oleh ingatan tentang mu. Kini aku menyadari bahwa semua sudah
hilang dan entah kemana. Yang bisa kulakan hanyalah menghadapi keadaan sekarang.
Aku sadar Semua yang telah lewat dan tak mungkin bisa kembali. Butuh waktu ku
untuk belajar mencintai sosok yang baru lagi.
Jujur sampai saat ini aku belum bisa
menggantikan dan melupkan sosok nya
dalam hatiku. Tapi mungkin berbeda dengan dirinya. Entah lah, mungkin ia sudah
mendapatkan pengganti ku yang lebih baik dan segalanya dari pada diriku, namun aku
belum bisa menggantikan ia dengan orang lain. Hingga aku sempat bertanya-tanya
kepada diriku sendiri, jika suatu saat
aku menemukan sosok ikhwan seperti dia
bahkan melebihi sifat nya, dan ketaatan nya kepada mu ya allah. apakah aku dapat
menyukai nya? Seperti saat dulu kala ketika pertama kali aku mengenalnya. Ia
adalah orang yang pertama kali membuat aku fall in love. Dia juga banyak
mengajarkan aku tentang agama, ia memberi tahu ku 3 firman allah dalam al-quran
surrat an-nur ayat 30-31 dan surrat al-ahzab ayat 59, dan beberapa hadits. ya
allah hamba mu ini menyukai nya karena ketaatan nya kepada mu. Aku dan dirinya
bersama-sama ketika 2 tahun silam tepat
nya ketika kita sama-sama duduk di bangku SMP. Sesingkat itu kisah ku. Dulu aku
selalu mengatakan kepada nya carilah penggantiku yang lebih baik ! itu yang selalu terucap dari mulut manisku, namun
berbeda dengan hati kecilku, jujur saat aku mengatakan seperti itu kepadanya,
hatiku merasa cemburu. Namun entah kenapa, kata-kata itu aku katakan sampai berulang-ulang
hingga membuatnya kesal bahkan marah kepadaku.
Aku selalu mengatakan seperti itu karena aku cemburu, aku tahu banyak
akhwat-akhwat yang menyukai dirinya, ia shaleh, baik , pintar dan perhatian.itu
yang membuatku cemburu padanya. Jadi
menurutku biarlah aku yang harus mengalah, karena jujur aku tak ingin bahagia
di atas penderitaan orang lain. Aku tahu diluar sana ada sosok akhwat shaleh
yang menyukainya.ku harus ikhlas untuk melepaskan ia untuk orang lain. Padahal aku sangat menyukai dia ya allah. Satu
kalimat yang dulu pernah aku katakan kepadanya aku hanya mencintai kamu, dan
itu memang benar. Suatu ketika kalimat terucap kembali dari mulut ku , mungkin ia kesal dan akhirnya ia marah padaku
ia berkata “omongan dulu hanya fiktif belaka”
aku kecewa saat ia berkata itu padaku, ia tidak tahu apa yang sebenarnya
terjadi. Namun, aku mencoba untuk bersabar. Ya sabar adalah senjata ku nomor 1.
Aku dan dirinya sempat bertukar foto
waktu itu, dan foto dia masih aku simpan dengan rapi+surat nya, lucu nya foto
dia yang di kasih untuk ku ia laminating , katanya sih biar ga rusak. hehee
tapi apakah ia juga masih menyimpan foto ku? Setitik harapan yang sangat kecil
kemungkinan nya.
Entah sampai kapan rasa ini bisa hilang dari fikiran ku, rasa cintaku padanya
belum bisa hilang. Masih sama seperti dulu. Walaupun sekarang aku sudah tidak
pernah melihat dirinya. , mungkin Berbeda dengan nya, rasa cintanya padaku
mungkin sudah lama hilang. Ia yang jauh di sana sedang menuntut ilmu, dan
disini aku juga sama. Sesekali ia
menghubungi ku, namun diriku sempat bingung sebenarnya ada apa di balik semua ini. Sepertinya ada
rahsia allah yang tersembunyi. Ya tapi
wallahu alam bissawab” Ya allah aku menyadari di sana pasti ia telah menemukan
sosok akhwat baru, jika benar . aku mohon buang rasa cintaku ini ya allah ..
juga bantu aku untuk melupakan nya ya allah, mungkin itu yang terbaik. bagaimana pun juga
aku harus ikhlas untuk mencoba melepaskan dan melupakan dia.
Kembali ke Satu tahun silam, saat aku
masih bersama nya di SMP. Ia memanggil aku dengan sebutan my hubby. Aku sangat senang ketika ia memanggil ku
dengan sebutan itu . kita mempunya 1 kode yaitu “ YAMTF( You and me together
Forever). Ia pernah memberi ku beberapa surat salah satu kutipan nya
“........... Aku mencintai dan menyayangi mu sampai kapan pun, aku tidak bisa
melupakan mu.......” Aku hanya bisa berkomunikasi dengan nya via sms . bagiku itu lebih baik dari pada
harus bicara langsung dengan nya. Di sekolah pun aku dan dia tidak pernah
berani untuk yang namanya ketemuan, apalagi sampai jalan bareng, ih “”””;;;maklum
kita sama-sama pemalu. Eitsss,, tapi jangan salah “ AL HAYU’U MINAL IMAN “ malu
itu sebagian dari iman . namun saat itu ia berubah menjadi sosok yang sangat
nakal, dan aku tidak suka itu. Hingga entah alasan apa ia berbicara pada ku
bahwa cukup sampai disini, saat itu aku merasa sedih bahkan sempat meneteskan
air mata. Beberapa hari setelah itu ia mengecewakan aku aku melihat ia mengantar
sosok wanita yang cantik ke sekolah nya. Yang bernama indah. Disitu aku sempat
kecewa dan berfikir ko bisa sih orang yang selama ini aku kenal pendiam, dan
shaleh. Ternyata sama seperti ikhwan-ikhwan yang lain. Subhanallah???? Tapi kata dia, dia tidak ada apa2 sama indah,
namun kenapa hati kecil ku masih belum bisa percaya pada nya. Setelah kita
lulus SMP kita akhirnya pisah sekolah di kota yang berbeda. Tapi sekarang alhamdulilllah dia masih sempat menghubungiku
via sms atau di dunia maya, ternyata jalan allah itu tidak di duga-duga. Yah,
tapi semua sudah tinggal kenangan.
Ia adalah tipe sosok ikhwan yang aku
impikan. ya, aku menyukai ikhwan yang pandai di bidang agama, ta’at beribadah
seperti ngaji dan shalat, dan tak kalah penting aku juga menyukai ikhwan yang
pintar baca alqu’an alias Quro. sempat aku pernah mendengarkan ia membaca
alqur’an subhanallah begitu merdu. Sosok yang sangat aku kenal sejak SD, SMP
hingga sekarang. namun sekarang ia adalah masa lalu ku. Apakah sekarang ia masih mempunyai rasa yang sama sepertiku. Entahlah
.............hingga sampai saat ini pun aku masih menyukai dia. Aku menyesal
karena sempat membuat ia merasa kecewa. Maafkan aku M...... R...... A......
Aku berharap suatu saat allah
menghendaki kita bertemu & jika itu memang jalan allah. juga ia masih sendiri. Namun, aku tidak bisa berharap lebih, jika ia sudah
dengan yang lain , dan harapan ku pun berubah aku tidak ingin bertemu dia lagi.
Namun kembali lagi itu hanya seuntai harapan.
“Aku mencintaimu karena Allah”….
Ketika aku menyayangimu karena akidahmu
Ketika aku meluruskanmu karena tak ingin kau berbelok arah
Ketika aku mendo’akanmu tanpa kau tahu
Ketika aku mengingatkan mu waktu shalat
Ketika aku tersenyum untuk kebahagiaanmu
Ketika aku menguatkan saat kau mulai terjatuh
Ketika aku sekuat tenaga tanpa pamrih membantumu
Ketika sahutan salam menyapa saat kita bertemu
Ketika aku begitu cepat melupakan kesalahanmu
Ketika aku membuka lebar-lebar pintu maaf untukmu
Ketika aku menjaga rahasiamu
Dan Ketika aku melepasmu dengan penuh keikhlasan,
….Semua karena Allah….Karena Allah yang memintaku…
Dan aku melakukannya, InsyaAllah dan semoga hanya karena Allah….
Namun jujur melupakan mu adalah hal tersulit bagiku saat ini.
Ketika aku menyayangimu karena akidahmu
Ketika aku meluruskanmu karena tak ingin kau berbelok arah
Ketika aku mendo’akanmu tanpa kau tahu
Ketika aku mengingatkan mu waktu shalat
Ketika aku tersenyum untuk kebahagiaanmu
Ketika aku menguatkan saat kau mulai terjatuh
Ketika aku sekuat tenaga tanpa pamrih membantumu
Ketika sahutan salam menyapa saat kita bertemu
Ketika aku begitu cepat melupakan kesalahanmu
Ketika aku membuka lebar-lebar pintu maaf untukmu
Ketika aku menjaga rahasiamu
Dan Ketika aku melepasmu dengan penuh keikhlasan,
….Semua karena Allah….Karena Allah yang memintaku…
Dan aku melakukannya, InsyaAllah dan semoga hanya karena Allah….
Namun jujur melupakan mu adalah hal tersulit bagiku saat ini.
.jpg)
.jpg)
Saat ini, berikan keputusanmu, jangan biarkan ketidakjelasan perasaanmu itu selama bertahun-tahun menghantui kehidupamu, karena percayalah itu akan menyiksamu.
BalasHapusLupakan! atau Mencintainya!