Jumat, 18 Mei 2012

Seuntai harapan & kenangan



Seuntai Harapan & Kenangan
Bismillahirrahmanirrahim....


Aku yang memikirkan, namun aku tak banyak berharap
Kau membuat waktu ku , tersisa oleh angan tentangmu                                                                                   
Ku coba lupakan, tapi ku tak bisa
Mengapa begini...
Oh, mungkin aku bermimpi
Menginginkan dirimu, untuk ada disini menemani ku 
Oh, mungkin kah kau yang jadi
Kekasih sejatiku. Semoga tak sekedar harapan...

Sebuah syair yang menjadi bunga tidur ku.
Ya, kisah masa silam ku yang mungkin penuh dengan kenangan . Ketika waktu membawakan pilihan-pilihan lain untuk ku, langkah ku masih terbelit oleh ingatan tentang mu. Kini aku menyadari bahwa semua sudah hilang  dan entah kemana. Yang bisa  kulakan hanyalah menghadapi keadaan sekarang. Aku sadar Semua yang telah lewat dan tak mungkin bisa kembali. Butuh waktu ku untuk belajar mencintai sosok yang baru lagi.
Jujur sampai saat ini aku belum bisa menggantikan dan melupkan  sosok nya dalam hatiku. Tapi mungkin berbeda dengan dirinya. Entah lah, mungkin ia sudah mendapatkan pengganti ku yang lebih baik  dan segalanya dari pada diriku, namun aku belum bisa menggantikan ia dengan orang lain. Hingga aku sempat bertanya-tanya kepada diriku sendiri,  jika suatu saat aku menemukan sosok  ikhwan seperti dia bahkan melebihi sifat nya, dan ketaatan nya kepada mu ya allah. apakah aku dapat menyukai nya? Seperti saat dulu kala ketika pertama kali aku mengenalnya. Ia adalah orang yang pertama kali membuat aku fall in love. Dia juga banyak mengajarkan aku tentang agama, ia memberi tahu ku 3 firman allah dalam al-quran surrat an-nur ayat 30-31 dan surrat al-ahzab ayat 59, dan beberapa hadits. ya allah hamba mu ini menyukai nya karena ketaatan nya kepada mu. Aku dan dirinya bersama-sama  ketika 2 tahun silam tepat nya ketika kita sama-sama duduk di bangku SMP. Sesingkat itu kisah ku. Dulu aku selalu mengatakan kepada nya carilah penggantiku yang lebih baik ! itu  yang selalu terucap dari mulut manisku, namun berbeda dengan hati kecilku, jujur saat aku mengatakan seperti itu kepadanya, hatiku merasa cemburu. Namun entah kenapa, kata-kata itu aku katakan sampai berulang-ulang hingga membuatnya kesal bahkan marah kepadaku.  Aku selalu mengatakan seperti itu karena aku cemburu, aku tahu banyak akhwat-akhwat yang menyukai dirinya, ia shaleh, baik , pintar dan perhatian.itu yang membuatku cemburu padanya.  Jadi menurutku biarlah aku yang harus mengalah, karena jujur aku tak ingin bahagia di atas penderitaan orang lain. Aku tahu diluar sana ada sosok akhwat shaleh yang menyukainya.ku harus ikhlas untuk melepaskan ia untuk orang lain.  Padahal aku sangat menyukai dia ya allah. Satu kalimat yang dulu pernah aku katakan kepadanya aku hanya mencintai kamu, dan itu memang benar. Suatu ketika kalimat  terucap kembali dari mulut ku ,  mungkin ia kesal dan akhirnya ia marah padaku ia berkata “omongan dulu hanya fiktif belaka”  aku kecewa saat ia berkata itu padaku, ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Namun, aku mencoba untuk bersabar. Ya sabar adalah senjata ku nomor 1.  Aku dan dirinya sempat bertukar foto waktu itu, dan foto dia masih aku simpan dengan rapi+surat nya, lucu nya foto dia yang di kasih untuk ku ia laminating , katanya sih biar ga rusak. hehee tapi apakah ia juga masih menyimpan foto ku? Setitik harapan yang sangat kecil kemungkinan nya.

Entah sampai kapan rasa ini bisa  hilang dari fikiran ku, rasa cintaku padanya belum bisa hilang. Masih sama seperti dulu. Walaupun sekarang aku sudah tidak pernah melihat dirinya. , mungkin  Berbeda dengan nya, rasa cintanya padaku mungkin sudah lama hilang. Ia yang jauh di sana sedang menuntut ilmu, dan disini  aku juga sama. Sesekali ia menghubungi ku, namun diriku sempat bingung sebenarnya  ada apa di balik semua ini. Sepertinya ada rahsia allah yang tersembunyi.  Ya tapi wallahu alam bissawab” Ya allah aku menyadari di sana pasti ia telah menemukan sosok akhwat baru, jika benar . aku mohon buang rasa cintaku ini ya allah .. juga bantu aku untuk melupakan nya ya allah,  mungkin itu yang terbaik. bagaimana pun juga aku harus ikhlas untuk mencoba melepaskan dan melupakan dia.
Kembali ke Satu tahun silam, saat aku masih bersama nya di SMP. Ia memanggil aku dengan sebutan my hubby.  Aku sangat senang ketika ia memanggil ku dengan sebutan itu . kita mempunya 1 kode yaitu “ YAMTF( You and me together Forever). Ia pernah memberi ku beberapa surat salah satu kutipan nya “........... Aku mencintai dan menyayangi mu sampai kapan pun, aku tidak bisa melupakan mu.......” Aku hanya bisa berkomunikasi dengan nya  via sms . bagiku itu lebih baik dari pada harus bicara langsung dengan nya. Di sekolah pun aku dan dia tidak pernah berani untuk yang namanya ketemuan,  apalagi sampai jalan bareng, ih “”””;;;maklum kita sama-sama pemalu. Eitsss,, tapi jangan salah “ AL HAYU’U MINAL IMAN “ malu itu sebagian dari iman . namun saat itu ia berubah menjadi sosok yang sangat nakal, dan aku tidak suka itu. Hingga entah alasan apa ia berbicara pada ku bahwa cukup sampai disini, saat itu aku merasa sedih bahkan sempat meneteskan air mata. Beberapa hari setelah itu ia mengecewakan aku aku melihat ia mengantar sosok wanita yang cantik ke sekolah nya. Yang bernama indah. Disitu aku sempat kecewa dan berfikir ko bisa sih orang yang selama ini aku kenal pendiam, dan shaleh. Ternyata sama seperti ikhwan-ikhwan yang lain. Subhanallah????  Tapi kata dia, dia tidak ada apa2 sama indah, namun kenapa hati kecil ku masih belum bisa percaya pada nya. Setelah kita lulus SMP kita akhirnya pisah sekolah di kota yang berbeda. Tapi sekarang  alhamdulilllah dia masih sempat menghubungiku via sms atau di dunia maya, ternyata jalan allah itu tidak di duga-duga. Yah, tapi semua sudah tinggal kenangan.
Ia adalah tipe sosok ikhwan yang aku impikan. ya, aku menyukai ikhwan yang pandai di bidang agama, ta’at beribadah seperti ngaji dan shalat, dan tak kalah penting aku juga menyukai ikhwan yang pintar baca alqu’an alias Quro. sempat aku pernah mendengarkan ia membaca alqur’an subhanallah begitu merdu. Sosok yang sangat aku kenal sejak SD, SMP hingga sekarang. namun sekarang ia adalah masa lalu ku. Apakah sekarang  ia masih mempunyai rasa yang sama sepertiku. Entahlah .............hingga sampai saat ini pun aku masih menyukai dia. Aku menyesal karena sempat membuat ia merasa kecewa. Maafkan aku M...... R...... A......
Aku berharap suatu saat allah menghendaki  kita bertemu &  jika itu memang jalan allah. juga  ia masih sendiri. Namun,  aku tidak bisa berharap lebih, jika ia sudah dengan yang lain , dan harapan ku pun berubah aku tidak ingin bertemu dia lagi. Namun kembali lagi itu hanya seuntai harapan.
 “Aku mencintaimu karena Allah”….
Ketika aku menyayangimu karena akidahmu
Ketika aku meluruskanmu karena tak ingin kau berbelok arah
Ketika aku mendo’akanmu tanpa kau tahu
Ketika aku mengingatkan mu waktu shalat
Ketika aku tersenyum untuk kebahagiaanmu
Ketika aku menguatkan saat kau mulai terjatuh
Ketika aku sekuat tenaga tanpa pamrih membantumu
Ketika sahutan salam menyapa saat kita bertemu
Ketika aku begitu cepat melupakan kesalahanmu
Ketika aku membuka lebar-lebar pintu maaf untukmu
Ketika aku menjaga rahasiamu
Dan Ketika aku melepasmu dengan penuh keikhlasan,
….Semua karena Allah….Karena Allah yang memintaku…
 Dan aku melakukannya, InsyaAllah dan semoga hanya karena Allah….
 Namun jujur melupakan mu adalah hal tersulit bagiku saat ini.
                          








Jumat, 11 Mei 2012

kisah madu, mangkuk, dan sehelai rambut


Kisah Madu, Mangkuk dan sehelai Rambut

Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abu Bakar r.a., Umar r.a., Utsman r.a., dan ‘Ali r.a., bertamu ke rumah Ali r.a. Di rumah Ali r.a. , istrinya Sayidatina Fathimah, putri Rasulullah SAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu. Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut (Mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut).
  • Abu Bakar r.a. berkata, "Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut".
  • Umar r.a. berkata, "kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Utsman r.a. berkata, "ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan ber'amal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • 'Ali r.a. berkata, "tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumanya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Fatimah r.ha.berkata, "seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, wanita yang ber-purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yangtak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Rasulullah SAW berkata, "seorang yang mendapat taufiq untuk ber'amal adalah lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, ber'amal dengan 'amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat 'amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut"
  • Malaikat Jibril AS berkata, "menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, menyerahkan diri; harta; dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
  • Allah SWT berfirman, " Sorga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu, nikmat sorga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju sorga-Ku adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Minggu, 06 Mei 2012

12 barisan manusia di akhirat kelak


12 Barisan manusia di akhirat kelak

Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” (Surah an-Naba’:18)

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri….”
Maka dijelaskanlah oleh Rasulullah ke 12 barisan tersebut :-
BARISAN PERTAMA 
Di iring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEDUA 
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan solat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KETIGA 
Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEEMPAT 
Diiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancutan keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jualbeli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka…”
BARISAN KELIMA 
Diiring dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan derhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEENAM 
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KETUJUH 
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KELAPAN 
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KESEMBILAN 
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KESEPULUH 
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KESEBELAS 
Diiring dari kubur mereka dengan keadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”
BARISAN KEDUA BELAS
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka,datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal salih dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang dan keridhaan Allah Yang Maha Pengasih…”

Kamis, 03 Mei 2012

haramkah


Melly Goeslaw
                   
          Haramkah

Haram-haramkah aku
Bila hatiku jatuh cinta
Tuhan pegangi hatiku
Biar aku tak jadi melanggar
Aku cinta pada dirinya
Cinta pada pandang pertama
Sifat manusia ada padaku
Aku bukan Tuhan

*
Haram-haramkah aku
Bila aku terus menantinya
Biar waktu berakhir
Bumi dan langit berantakan
**
Aku tetap ingin dirinya
Tak mungkin aku berdusta
Hanya Tuhan yang bisa jadikan
Yang tak mungkin menjadi mungkin
Reff:
Aku hanya ingin cinta yang halal
Di mata dunia juga akhirat
Biar aku sepi aku hampa aku basi
Tuhan sayang aku
Aku hanya ingin cinta yang halal
Dengan dia tentu atas ijinNya
Ketika cinta bertasbih
Tuhan beri aku cinta
Ku menanti cinta