Kamis, 10 Juli 2014

Untuk Lia

 Untuk Lia J

Tiba-tiba jam 23:36 pesan masuk ke inbox ku dan ternyata dari Lia aliass siti masyrokhatul fathuliah bener ga namanya ?
Lia : Dal, cara lo ngelupain Riz** gimana? Cara lo ngelupain rasa sakit di hati lo ? dan lo kemanain semua barang2 yang berhubungan sama dia ?
Hmmm sejenak ku berpikir sebentar ??? ohhh lia kenapa dirimu nanya nya kaya gini ????????? #gubrak
Ini jawaban nya li : jujur susah banget li , emang ga mudah li buat melupakan orang yang pernah mengisi hari-hari kita dengan cinta, orang yang pernah buat kita tersenyum dan orang pernah membuat kita bisa jatuh cinta pada dia, begitu pun aku pada saat itu dia adalah first love apa lagi yang nama nya first love hmmm gara2 dia kita kenal apa tuh cinta, tapi kenal aja ya ga kenal2 banget heheh ok balik lagi, dulu aku butuh waktu 2,5 tahun untuk  bisa melupakan semua kenangan dengan dia,  tapi balik lagi kita ga boleh berlarut-larut kesal atau benci atau dendam sama dia apa lagi membalas semua sakit hati kita ke dia dengan cara yang kebilang aneh lah , namun untuk membalas semua sakit hati nya aku hanya mengatakan dan menyimpan kata2 ini dalam hati “ mungkin dia bukan yang terbaik untuk ku, mungkin allah telah mempersiapkan ganti yang terbaik untuk ku , yang jauh lebih baik dari pada dia , dan aku selalu percaya  dengan janji allah laki-laki yang baik baik untuk wanita yang baik begitu pun sebalik nya, juga aku percaya bahwa allah membalas semua rasa sakit hati ini yang sama kepadamu jika kelak kau punya penggantiku . dan untuk mu karena hatiku sudah pernah kau buat kecewa, maka maaf jika suatu saat nanti kau kembali pada ku , maka aku tidak akan memeberikan kepercayaan yang sama karena pintu hatiku sudah tertutup dan semoga allah memberikan ku pengganti mu yang lebih cepat untuk mengisi hati ini” dan sampai saat ini aku tidak pernah dendam li sama dia, mungkin aku sering cerita kan ke kamu saat ini sikap dia malah yang berbalik dan kini sikapku padanya netral , tetap jalin sillaturahmi dengan baik, karena kita sesama  umat islam, buat apa kita dendam? Ga ada gunanya, yang ada malah rugi kita nanti cepet tua  yang lalu biarlah berlalu , jalan kita masih panjang li terus perbaiki diri jika kamu ingin mendapatkan yang terbaik J

Barang2 yg dia kasih ? hmmm dulu aku pada saat emosi dan bener2 kesal sempat mau bakar semua barang2 yang dia kasih wkwkw sadis banget, terus sepat kepikiran mau nitipin barang2 yg dia kasih ke sahabat yg bener2 ku percaya tapi sahabat aku nya yang gam mau, terus sempat kepikir mau aku kubur dalam tanah hehe tapi ga segitu lah aku jahat nya, kalau saat ini sih barang2 yang dia kassih masih ada tapi aku simpen di tempat yg tersembunyi intinya barang2 itu ga ada dihadapan aku dan aku gam au liat barang2 itu karena seremmm tapi sekarang aku juga ga tau barang2 itu ada dimana?


Buat sahabatku Lia, jangan galau lagi yaaaaa, lupakan dia dan lupakan semuanya, masa depan menunggu mu sobat J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar